Isi Pokok Pandangan Geopolitik Para Tokoh

 Oleh : Raida Syeviana (21104080080)

1. Friedrich Ratzel (1964–1922)(Zulfikar, t.t.)

Pokok-pokok teori Ratzel, disebut Teori Ruang, menyebutkan bahwa:
a. Pertumbuhan negara mirip dengan pertumbuhan organisme (makhluk hidup), yang memerlukan ruang hidup (lebensraum) cukup agar dapat tumbuh dengan subur melalui proses lahir, tumbuh, berkembang, mempertahankan hidup, menyusut, dan mati.
b. Kekuatan suatu negara harus mampu mewadahi pertumbuhannya.
c. Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam di mana hanya bangsa yang unggul saja yang dapat bertahan hidup.
d. Apabila ruang hidup negara sudah tidak dapat memenuhi keperluan, ruang itu dapat diperluas dengan mengubah batas-batas negara baik secara damai maupun melalui jalan kekerasan atau perang.

2. Karl Haushofer (1896–1946)(Geopolitik Indonesia dengan Wawasan Nusantara, t.t.)

Melanjutkan pandangan Ratzel dan Kjellen, terutama pandangan tentang Lebensraum (ruang hidup) dan paham ekspansionisme, Karl Haushofer mengungkapkan bahwa jika jumlah penduduk suatu wilayah Negara semakin banyak sehingga luas wilayah tidak dapat menampung lagi, maka Negara tersebut harus berupaya memperluas wilayahnya sebagai ruang hidup bagi warga Negara.

Karl Haushofer yang memiliki latar belakang militer di Jepang juga pernah meramalkan bahwa Jepang akan menjadi negara berjaya di dunia apabila dapat menguasai benua-benua di dunia. Ia berpendapat bahwa pada dasarnya dunia terbagi menjadi empat kawasan benua dan dipimpin oleh negara adidaya.

3. Halford Mackinder (1861-1947)(Geopolitik adalah - Pengertian, Perkembangan, Teori, Unsur, t.t.)

Sir Halford Mackinder dengan Teori Daerah Jantung (Heartland). Teori ini menyatakan bahwa “siapapun yang mengendalikan Heartland maka ia akan memerintah Pulau Dunia” .Heartland (Heart of the Earth) adalah sebutan untuk wilayah Asia Tengah, sementara wilayah Timur Pulau Dunia Tengah. Kedua mengacu pada daerah ini adalah penting wilayah dunia minyak dan gas. 

4. Alfred Thayer Mahan (1840–1914)(Pengertian Geopolitik Serta Teorinya, t.t.)

Alfred Thayer Mahan mengembangkan lebih lanjut konsepsi geopolitik dengan memperhatikan perlunya memanfaatkan serta mempertahankan sumber daya laut, termasuk akses laut. Sehingga tidak hanya pembangunan armada laut saja yang diperlukan, namun lebih luas juga membangun kekuatan maritim. Berdasarkan hal tersebut, muncul konsep Wawasan Bahari atau konsep kekuatan di laut. Barang siapa menguasai lautan akan menguasai kekayaan dunia.

5. Nicholas J. Spijkman (1879–1936)

Nicholas J. Spijkman  dikenal dg teori daerah batas. Ia membagi dunia dlm empat wilayah:

(a) pivot area, wilayah jantung,

 (b) offshore continen land, wilayah pantai benua Eropa – Asia,

 (c) oceanic belt, wilayah pulau di luar Eropa – Asia, Afrika Selatan,

(d) new world, wilayah Amerika.

Spijkman memandang perlu kekuatan kombinasi dari angkatan-angkatan perang untuk menguasai wilayah-wilayah dimaksud. Pandangan ini menghasilkan Teori Garis Batas (Rimland) yang dinamakan Wawasan Kombinasi.


Sumber :

Geopolitik adalah—Pengertian, Perkembangan, Teori, Unsur. (t.t.). Diambil 17 Mei 2022, dari https://www.dosenpendidikan.co.id/geopolitik-adalah/

Geopolitik Indonesia dengan Wawasan Nusantara: Definisi, Fungsi, dan Tujuannya. (t.t.). VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diambil 17 Mei 2022, dari https://voi.id/berita/39823/geopolitik-indonesia-dengan-wawasan-nusantara-definisi-fungsi-dan-tujuannya

Pengertian Geopolitik serta Teorinya. (t.t.). Diambil 17 Mei 2022, dari https://www.duniapengertian.com/2017/05/pengertian-geopolitik-serta-teorinya.html

Zulfikar, F. (t.t.). Apa itu Geopolitik? Ini Pengertian, Teori, dan Unsur Pembangunan Geopolitik. detikedu. Diambil 17 Mei 2022, dari https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5620524/apa-itu-geopolitik-ini-pengertian-teori-dan-unsur-pembangunan-geopolitik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli

Tentang G20