Mereview Buku Spesial

Oleh: Raida Syeviana 

    Halo semuanya ! kali ini saya akan mereview sebuah buku. Buku ini sangat spesial, karena penulis nya adalah ibu saya sendiri. Dan juga di halaman awal, ada tulisan yang berbunyi "untuk tiga bidadariku, Raisa, Emira, Raida. Yang insyaallah shalihah." Ketiga nama yang disebutkan tadi adalah nama saya dan dua kakak saya. Saya merasa bangga atas pencapaian yang telah beliau raih yang dipersembahkan pertama kali untuk ketiga anak-anaknya.

    Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi ibu saya. Menurut saya, penulis ini hebat dalam menulis ceritanya. Walaupun tidak selalu memiki warna-warni kehidupan yang indah, tetapi selalu ada saja hal yang menarik dan penuh kesan . Nah menurut saya, di situlah daya tariknya. Karena segala memori kehidupan kita terlalu disayangkan hanya untuk dilupakan saja, maka memang harus di abadikan menjadi tulisan.

    Kumpulan Cerpen "Rindu" Karya Tituk Romadlona Fauziyah ini juga sudah pernah dilaunching pada hari Sabtu, 5 Januari 2012 di Jl. Patehan Wetan No 3, Alun-alun Kidul, Keraton, Yogyakarta dengan pembicara Sudaryanto, M. Pd. (Dosen UAD dan Kolumnis Media Massa) dan Tituk Romadlona Fauziyah (Penulis).

 


    Dra. Tituk Romadlona Fauziyah hadir dengan kumpulan cerpen berjudul “Rindu”. Dalam karya pertamanya itu, beliau menampilkan 25 cerita pendek yang ditulisnya dari tahun 1982 hingga tahun 1992, suatu rentang waktu yang cukup panjang bagi seorang penulis pemula maupun yang sudah berpengalaman.

    Kelebihan dari buku ini adalah buku ini sangat mengajarkan apa arti kesahajaan, seperti yang di sampaikan oleh Ahmad Tohari (seorang Novelis) "sahaja dalam pemilihan tema, sahaja dalam penyusunan, sahaja dalam alur, dan plot cerita. Namun penulis cukup berbakat untuk menjadikan keserbasahajaan itu menjadi daya tarik karya." Begitulah kalimat yang disampaikan dalam kata pengantar buku kumpulan cerpen ini.

    Buku ini sangat disarankan bagi para pemula yang ingin sekali memiliki karya tulis, namun belum mewujudkannya. Penulis ini memang sederhana dalam penulisan, namun buku ini bisa menginspirasi para pemula yang ingin sekali mempunyai karya sastra. Namun belum berani untuk menuangkan karya-karyanya ke dalam bentuk tulisan. 

    Untuk memulai menulis itu, tidak harus berfikir tentang mewahnya tulisan. Karena dari kesederhanaan pun bisa menjadikan sebuah karya tulis. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kalian semua. Terimakasih.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli

Tentang G20

Isi Pokok Pandangan Geopolitik Para Tokoh